Posting lowongan kerja atau job advertisement adalah salah satu hal yang wajib dipahami HRD, baik dalam proses penyusunan maupun penyebarannya.

Tapi sebenarnya, sebegitu pentingkah posting loker di media sosial? Apa manfaat posting lowongan kerja bagi perusahaan? Sebelum menyelesaikan proses rekrutmen, baiknya Bapak/Ibu HRD membaca artikel ini sampai habis dulu, check it out!

Pentingnya Posting Lowongan Kerja

Posting lowongan kerja atau disebut juga dengan job advertisement adalah pengumuman resmi HRD tentang posisi-posisi kerja yang saat ini kosong dalam perusahaan.

Sejak dulu, membuat posting loker dan mengumumkannya adalah sesuatu yang wajib bagi HRD. Selain agar mendapat pekerja, posting loker juga akan memastikan calon kandidat yang masuk punya kualifikasi dan spesifikasi sesuai kebutuhan perusahaan.

Pentingnya posting lowongan kerja jadi semakin meningkat seiring perkembangan teknologi. Saat ini, tujuan posting lowongan kerja bukan hanya untuk mendapat pekerja saja. Lebih dari itu, Bapak/Ibu HRD perlu posting loker agar talenta berbakat tidak lebih dulu diambil perusahaan lain.

Tujuan Posting Lowongan Kerja

posting lowongan kerja-kandidat
Photo by Eric Prouzet on Unsplash

Supaya Bapak/Ibu HRD makin mantap dalam membuat posting loker, di bawah ini terdapat beberapa tujuan posting lowongan kerja, di antaranya:

1. Memberitahukan Posisi Kosong ke Publik

Tujuan posting lowongan kerja pertama adalah membuat publikasi mengenai apa saja posisi kosong yang perlu diisi saat ini. Dengan demikian, orang-orang yang merasa cocok dengan posisi tersebut bisa langsung mempersiapkan diri untuk melamar pekerjaan ke perusahaan Anda.

2. Memperluas Persebaran Informasi Rekrutmen

Supaya lebih banyak calon kandidat mendaftarkan diri, informasi lowongan kerja wajib disebar seluas-luasnya.

Oleh karena itu, HRD perlu memposting loker di berbagai media, baik itu offline atau online.

Selain mencari media untuk posting loker, HRD juga perlu meneliti jenis posting loker seperti apa yang sesuai untuk media pilihannya.

Sebagai contoh, Anda ingin posting loker di koran dan media sosial Instagram. Gaya bahasa pembaca koran dan pengguna Instagram jelas berbeda, sehingga Anda harus menyesuaikannya.

3. Menarik Minat Kandidat Pekerja Sesuai Kualifikasi

Saat membuka loker, Bapak/Ibu HRD tentu sudah punya gambaran tentang pekerja ideal yang ingin direkrut, kan?

Tujuan posting lowongan kerja berikutnya adalah untuk menarik minat kandidat berkualifikasi untuk mendaftarkan diri.

Supaya calon pekerja yang tertarik benar-benar sesuai harapan, ada beberapa hal yang wajib Anda masukkan dalam posting lowongan kerja, yaitu:

  • Kualifikasi secara administratif (misalnya: pendidikan minimal, nilai, jurusan pendidikan, usia, jenis kelamin, dan sebagainya)
  • Kualifikasi secara keahlian (misalnya: pengalaman kerja, perangkat yang dikuasai, sertifikasi, dan sebagainya)
  • Soft-skill secara spesifik (misalnya: bisa bekerja secara individu, mau kerja lapangan, punya kemampuan negosiasi, dan sebagainya)
  • Portofolio/bukti pencapaian saat kerja (khusus untuk posisi yang membutuhkan pengalaman)

4. Memperbesar “Talent Pool

Bapak/Ibu HRD pernah dengar istilah “talent pool”? Seperti namanya, talent pool atau kolam bakat adalah database besar berisi calon-calon kandidat berkualitas.

Saat posting loker, perusahaan biasanya akan menerima banyak lamaran dengan kualifikasi bagus, namun hanya bisa menerima 1 atau 2 orang saja. Supaya talen-a=talenta bagus tersebut tidak terbuang, HRD bisa memanfaatkan data pelamar tersebut sebagai cadangan talenta di proses rekrutmen berikutnya.

Manfaat Posting Lowongan Kerja di Media Online

Di bagian pembuka tadi, kita sudah membahas singkat tentang bagaimana teknologi mempermudah proses pencarian kandidat kerja.

Faktanya, masih ada banyak manfaat posting lowongan kerja di media online, beberapa di antaranya adalah sebagai berikut:

1. Proses Persebaran Informasinya Lebih Mudah

Manfaat posting lowongan kerja yang pertama adalah proses persebaran infonya lebih mudah dan cepat selesai. Anda tidak perlu mengerahkan tenaga sendiri untuk menyebarkan posting loker.

Cukup pasang pengumuman Anda ke situs loker atau ajukan endorsement ke akun media sosial yang menerima posting lowongan kerja. Setelah itu, Anda tinggal menunggu lamaran masuk ke sistem portal atau email.

2. Kesempatan Mendapat Pekerja dengan Ragam Latar Belakang

Manfaat posting lowongan kerja di media sosial yang berikutnya adalah perusahaan berpeluang mendapat pekerja dengan latar belakang yang lebih beragam.

Keberadaan pekerja dengan ragam karakter, suku, dan tempat asal akan membuat budaya perusahaan Anda lebih kaya, sehingga akan menggugah potensi pembelajar (“learning community”) di dalam perusahaan.

3. Kesempatan Mendapat Kandidat Best of The Best

Pernah merasa kesulitan mendapat kandidat dari perguruan tinggi berkualitas? Salah satu alasan hal ini terjadi adalah karena penyebaran info lokernya yang kurang luas.

Masalah tersebut tidak akan Anda alami lagi jika posting lowongan kerja secara online. Dengan memanfaatkan teknologi internet, Anda bisa menentukan skala area penyebaran info loker.

Sebagai contoh, Anda ingin merekrut kandidat dari area Malang dan sekitarnya. Anda cukup memasang endorsement di akun medsos penyedia info loker khusus Malang.

4. Filterisasi Kandidat Bisa Lebih Ketat

Saat Anda memasang loker di media online, akan ada banyak orang membaca informasi tersebut. Bukan hanya terbatas pada wilayah perusahaan Anda saja, melainkan juga satu Indonesia.

Dengan terbentuknya talent pool berisi ribuan calon pekerja, Anda bisa memfilter berkas dengan lebih ketat sesuai latar belakang prestasi dan pencapaian kandidat.

5. Lebih Efisien dari Segi Waktu dan Biaya

Manfaat berikutnya dari pasang loker online adalah efisiensi dari segi waktu maupun biaya. Saat membuat lowongan kerja di media online, Anda tidak perlu membuang uang untuk mencetak poster loker. Cukup buat desain grafisnya dan sebarkan ke media promosi dan situs lowongan kerja.

6. Mempermudah Manajemen Data Kandidat

Punya lemari berbaris-baris hanya demi menyimpan data kandidat? Sudah bukan zamannya kita begitu, Bapak Ibu HRD!

Saat ini, teknologi database sudah berkembang pesat, mulai dari yang sederhana seperti Drive dan Google One sampai Cloud.

Selain itu, jika Anda menggunakan situs pasang loker berbayar, biasanya platform tersebut juga menyediakan fitur manajemen data kandidat, mulai dari kategorisasi, pemanggilan interview, sampai pengumuman kandidat lolos.

Buat Bapak/Ibu HRD yang keberatan membayar saat pasang pengumuman di situs lowongan kerja, tidak perlu khawatir lagi!

Sekarang kan ada KANDIDAT.ID, situs pasang lowongan kerja gratis nomor #1 di Indonesia!

7. Sekaligus Meningkatkan Brand Perusahaan

Tahukah Anda, ternyata posting lowongan kerja juga bisa mempengaruhi brand perusahaan lho! Kalau postingan loker Anda bisa “viral” dan mendapat banyak share dari netizen, brand perusahaan Anda juga akan ikut terkenal.

Jika ingin membuat posting loker yang menarik, Anda bisa menyesuaikan bahasa dan desainnya dengan minat target usia kandidat.

Sebagai contoh, Anda ingin menarik minat kandidat usia Z Generation. Maka bahasa, desain, dan gaya promosi Anda perlu menyesuaikan dengan tren yang mereka sukai saat ini.

Tips Membuat Posting Loker yang Bagus

posting lowongan kerja-kandidat
Photo by Bench Accounting on Unsplash

Setelah membaca pentingnya posting lowongan kerja seperti di atas, apakah Anda sudah siap menyusun posting loker perusahaan sekarang juga? Di bawah ini, ada beberapa tips membuat posting loker yang bagus dari KANDIDAT.ID.

1. Susun Kualifikasi Sesuai Kebutuhan

Sebelum membuat postingan loker, sebaiknya Anda pastikan dulu kualifikasi yang tercantum ideal dan sesuai kebutuhan, baik dari segi administratif, keahlian, soft-skill yang dibutuhkan, sampai portofolio kerjanya.

Selain sesuai kebutuhan, pastikan juga daftar kualifikasi tersebut ringkas dan disusun berdasarkan prioritas. Jangan mensyaratkan terlalu banyak standar kualifikasi agar calon kandidat tidak pusing membaca posting loker Anda.

2. Tambahkan Informasi Benefit

Supaya makin menarik, jangan lupa menambahkan informasi benefit di dalam posting loker Bapak/Ibu HRD ya! Anda bisa mencantumkan range gaji, tunjangan asuransi (misalnya BPJS/BPJS Ketenagakerjaan), komisi, tunjangan makan, tunjangan bensin, dan lain sebagainya.

Selain benefit yang sifatnya materi, Bapak/Ibu HRD juga bisa menambahkan value seperti misalnya lingkungan kerja yang dinamis dan agile, jenjang karir, kenyamanan beribadah, dan sebagainya.

3. Sesuaikan Gaya Bahasa dengan Usia Calon Kandidat

Tips berikutnya yang sering diabaikan oleh HRD adalah penyesuaian gaya bahasa. Selama ini, Bapak Ibu human resource di Indonesia sering membuat posting loker dengan bahasa terlalu formal. Padahal target pekerjanya adalah anak muda usia di bawah 30 tahun.

Jika ingin lowongan kerja Anda mendapatkan kandidat dengan kualifikasi usia yang sesuai, jangan lupa sesuaikan gaya bahasanya. Tidak masalah kok menggunakan bahasa semi-formal atau informal dalam posting loker, asalkan Anda menyasar target calon kandidat yang tepat.

4. Sampaikan dengan Bahasa Marketing

Tips posting lowongan kerja satu ini masih berkaitan dengan poin ketiga. Selain melakukan penyesuaian gaya bahasa, Bapak/Ibu HRD juga perlu menyesuaikan gaya penyampaiannya agar loker benar-benar bisa menarik kandidat best of the best.

Salah satu teknik penyampaian terampuh adalah dengan menggunakan copywriting, atau gampangnya “seni marketing dalam bentuk tulisan”. Jika kesulitan membuatnya sendiri, Anda bisa meminta bantuan ke divisi pemasaran di perusahaan Anda.

5. Buat dengan Desain Semenarik Mungkin

Setelah gaya bahasa dan model penyampaiannya tersusun, saatnya membuat desain semenarik mungkin! Anda bisa membuat desain posting lowongan sesuai minat dan usia target kandidat Anda. Selain sesuai peminatan, Anda juga bebas lho membuat kreasi posting loker yang unik.

6. Promosikan Seluas-Luasnya

Tips terakhir membuat posting loker dari KANDIDAT.ID adalah promosikan seluas-luasnya! Semakin banyak media promosi yang Anda manfaatkan, akan semakin cepat pula proses rekrutmen talenta terbaiknya!

Memang, sebagian besar promosi lowongan kerja via endorsement membutuhkan biaya, yaitu sekitar Rp50 ribu sampai Rp500 ribu/posting (tergantung jumlah followers media loker bersangkutan).

Tapi tidak usah khawatir! Sekarang kan ada KANDIDAT.ID, situs posting loker gratis dan terpercaya.

Dengan posting lowongan kerja di KANDIDAT.ID, Bapak/Ibu HRD tidak perlu membayar banyak biaya untuk mempromosikan loker! Tidak percaya? Kunjungi https://kandidat.id/pemberi sekarang juga dan lakukan pendaftaran sekarang juga!

Baca Juga: Pasang Lowongan Kerja SEO Specialist dan Ketahui Kualifikasinya

1. Apa yang dimaksud dengan posting lowongan kerja?

Posting lowongan kerja atau disebut juga dengan job advertisement adalah pengumuman resmi HRD tentang posisi-posisi kerja yang saat ini kosong dalam perusahaan.

2. Apa tujuan dari posting lowongan kerja?

Posting lowongan kerja dilakukan dengan beberapa tujuan, antara lain: memberitahukan posisi kosong ke publik, memperluas persebaran informasi rekrutmen, menarik minat calon pelamar sesuai kualifikasi, memperbesar sebaran talent pool, dan lain sebagainya.

3. Apa saja tips untuk posting lowongan kerja yang baik dan benar?

Tips posting lowongan kerja yang tepat adalah sebagai berikut: susun kualifikasi sesuai kebutuhan, tambahkan informasi mengenai benefit, sesuaikan gaya bahasa dengan usia calon kandidat, sampaikan dengan bahasa marketing yang menjual, buat dengan desain yang menarik, serta lakukan promosi seluas-luasnya.


editor

Leave a Reply

Your email address will not be published.